Setelah diserang oleh seorang pria yang membawa gergaji, AKB48 dan sister group lain nya sedang meningkatkan keamanan untuk mencegah insiden lain tidak terjadi. Polisi meminta agar AKS, manajemen dibalik AKB48 dan sister group, menghentikan kegiatan nya sementara dan meningkatkan keamanan setelah menjadi sasaran serangan. Sebagai tanggapan nya, AKB48 teater telah ditutup sampai dengan 31 Mei.
Teater SKE48, NMB48, dan HKT48 tetap dibuka. Di pintu masuk dektetor logam dipasang untuk memastikan senjata tidak di bawa kedalam teater. Para penonton juga disuruh melepas semua aksesoris untuk diperiksa sebelum masuk. Dengan kecemasan yang masih sangat tinggi, kursi bagian depan pada pembukaan teater di biarkan kosong, untuk menjaga jarak yang aman antara penonton dan member di atas panggung. Tidak pasti apa saja langkah-langkah keamanan AKS yang akan diterapkan untuk AKB48. Namun, diharapkan bahwa banyak langkah-langkah dan tindakan yang akan diambil untuk menjaga group yang sangat populer ini agar tetap aman.
AKB48 telah diteror selama acara handshake ketika Umeta Satoru menarik gergaji dari jaketnya dan mulai menyerang para member. Anna Iriyama danKawaei Rina keduanya sudah terluka sebelum staff laki-laki itu melawan untuk menjaga mereka, dalam proses itu ia sendiri juga terluka. Ketiga korban serangan tersebut langsung dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis darurat. Ketiga nya berhasil menyelesaikan operasi dan telah keluar rumah sakit. Umeta Satoru didakwa dengan percobaan pembunuhan, kepada polisi ia mengaku bahwa ia bermaksud untuk membunuh orang.
Semoga kejadian ini tidak terulang kembali terhadap AKB48 atau sister group lain nya, sebagai fans kita harus menjaga idola nya bukan untuk mencelakai idola nya.


No comments:
Post a Comment